News News
Contact us
  • Customer service number:64321087
  • Commercial service telephone:13918059423
  • Technical service telephone:13918059423
  • Contact person: Mr. Cui 
  • Service email:shxtb@163.com
  • Address: room 107, building 8, no. 100, guilin road, xuhui district, Shanghai

Pabrik pemisahan sudah dibangun, Timah (TINS) cari mitra untuk mengolah rare earth

The date of: 2021-09-09
viewed: 23

source:Investasi Kontan

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Timah Tbk (TINS) masih terus mengembangkan mineral logam tanah jarang alias rare earth elements (REE). Sekretaris Perusahaan TINS Abdullah Umar mengatakan, saat ini pihaknya sedang dalam proses penjajakan dengan beberapa calon mitra yang memiliki teknologi yang terbukti bisa memproses rare earth tersebut.

Pasalnya, proses pengolahan mineral logam ikutan bijih timah ini tergolong cukup panjang. Menurut Abdullah, rare earth perlu dipecah terlebih dahulu menjadi senyawa oksida, kemudian menjadi logam, hingga hasil akhirnya menjadi magnet. 'Kami cari mitra yang bisa memproses dalam skala komersial dengan beberapa pertimbangan yang memberikan yield paling optimal,' ungkap Abdullah saat dihubungi Kontan.co.id, Rabu (8/9).

Sambil mencari mitra yang terbaik, saat ini TINS masih terus melakukan eksplorasi untuk menambah inventaris rare earth. 'Kami juga mencari mitra yang memiliki pengalaman dari sisi lingkungan karena rare earth yang kami miliki punya kandungan thorium yang artinya zat radioaktif,' kata Abdullah.

Untuk memproses rare earth ini, TINS sudah membangun pabrik pemisahan rare earth dari bijih timah di Tanjung Ular, Pulau Bangka, Kepulauan Bangka Belitung. Berdasarkan pemberitaan Kontan.co.id sebelumnya, pabrik pemisahan ini mulai dibangun pada kuartal III-2019 dan diperkiraan memakan waktu satu tahun.

Fasilitas tersebut akan memisahkan logam tanah jarang dan unsur radioaktif uranium atau thorium dari mineral monasit yang merupakan produk ikutan dalam penambangan bijih timah. Hasilnya adalah senyawa logam tanah jarang berbentuk senyawa karbonat. Untuk membangun fasilitas ini hingga selesai, TINS menyiapkan anggaran Rp 100 miliar-Rp 200 miliar. 

Sebagai informasi, rare earth menjadi komoditas penting dan bernilai tinggi karena bisa menjadi bahan baku untuk sejumlah industri strategis, seperti peralatan militer dan juga produk elektronika tingkat lanjut. Varian tertentu dari komoditas mineral ini dimasukkan dalam kategori bahan radioaktif yang pengelolaan dan regulasinya berada di bawah Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN).



Hot News / Related to recommend
  • 2026 - 10 - 22
    Click on the number of times: 0
    Mechanisms of rare earth element and aluminum leaching with magnesium sulfate based on coupled seepage–chemical–diffusion simulations in microporous networks来源:Science DirectIn situ leaching of ionic ...
  • 2026 - 10 - 22
    Click on the number of times: 0
    来源:Science DirectRare-earth mono-nitrides (REN) are important rare-earth compounds whose structural stability and electronic structure are strongly influenced by localized 4f states. In this work, a f...
  • 2026 - 10 - 21
    Click on the number of times: 0
    来源: Science DirectThe reason for the higher extraction rate of light rare earth elements (LREY) than that of heavy rare earth elements (HREY) during the extraction of rare earth elements (REY) from co...
  • 2026 - 10 - 20
    Click on the number of times: 0
    来源:ACS Publications High-quality single crystals of refractory oxides are essential for fundamental investigations and advanced functional characterization, yet their preparation is frequentl...
  • Copyright ©Copyright 2018 2020 Shanghai rare earth association All Rights Reserved Shanghai ICP NO.2020034223
    the host:Shanghai Association of Rare Earth the guide:Shanghai Development and Application Office of Rare Earth the organizer:Shanghai rare earth industry promotion center
    犀牛云提供云计算服务